BREAKING NEWS

Tuesday, 30 June 2020

Manfaat dan Cara Menanam dengan Tekhnik Hidroponik



Hai hai hai sudah lama tak jumpa, kali ini cheffkun akan membahas tentang manfaat menanam dengan tekhnik secara hidroponik, apa sih metode penanaman hidroponik itu? Hidroponik adalah salahsatu cara budidaya menanam dengan menggunakan air tanpa memakai tanah dan menekankan penumbuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Kebutuhan air lebih sedikit dibandingkan kebutuhan air pada budidaya dengan memakai media tanah.  jadi sangat cocok diterapkan pada daerah yang mempunyai pasokan air yang terbatas.

Menanam sayuran dengan menggunakan tekhnik hidroponik sudah banyak dilakukan orang -orang pada umumnya namun tak sedikit orang-orang yang mngetahui apa manfaat dari cara penanaman sayuran dengan menggunakan tekhnik hidroponik, cheffkun tidak hanya membahas manfaatnya saja namun akan memberikan ilmu bagaimana tahapan untuk membuat tanaman hidroponik.

Manfaat Menanam dengan Tekhnik Hidroponik



Walaupun tidak ditanam di tanah, nutrisi sayur hidroponik tidak kalah dengan sayuran biasa. Bahkan, sayuran hidroponik biasa terlihat lebih segar dan besar. Selain itu, tanaman hidroponik juga biasanya bebas pestisida.

Kita memang tidak bisa memukul rata bahwa semua sayuran hidroponik otomatis lebih bergizi daripada sayuran sehat biasa. Pasalnya, hal ini bergantung pada banyak hal mulai dari medium tanam, varietas tanaman, dan konsentrasi nutrisi yang diberikan. 

Di sisi lain, petani dapat mengontrol unsur hara yang lebih lengkap pada tanaman hidroponik. Maka itu, tanaman hidroponik juga memiliki kecenderungan untuk memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari sayuran sehat biasanya. Jadi dapat dikatakan bahwa tanaman hidroponik merupakan pilihan sayuran sehat yang tepat untuk kamu yang ingin menjalani gaya hidup sehat.

Cara Menanam Sayuran Dengan Tekhnik Hidroponik


Setelah membahas pengertian hidroponik dan manfaat nya, kali ini akan di jelaskan bagaimana tahapan cara penanaman sayuran secara hidroponik, oke langsung saja fokus dan perhatikan, dikutip dari idntimes.com  langkah - langkah cara penanaman hidroponik.

Siapkan Alat dan Bahan

Siapkan alat dan bahan di bawah ini:
  1. Paralon dengan diameter 3 inch
  2. Pipa penyambung dan penutup paralon
  3. Gergaji
  4. Gelas plastik (gunakan bekas kemasan air mineral)
  5. Alat solder
  6. Alat bor
  7. Selang
  8. Pompa akuarium
  9. Spons
  10. Bibit tanaman
Jika sudah terkumpul maka selanjutnya simak langkah-langkah berikut nya.

Melubangi Paralon Seukuran Gelas Pelastik

Pertama, potong paralon dengan panjang yang kamu inginkan. Sesuaikan dengan area pekarangan atau kebun yang ingin kamu buat.

Setelah dipotong-potong, lubangi permukaan paralon seukuran gelas plastik. Beri jarak 15-20 cm antar lubang agar tanaman nantinya gak saling menghimpit.

Lakukan proses pelubangan ini pada semua paralon yang sudah terpotong. Setelah dilubangi, pasang tutup paralon pada kedua ujung.

Metode Pengairan

Menanam secara hidroponik punya dua pilihan metode pengairan. Pertama adalah metode sumbu, bagian bawah gelas plastik diberi sumbu atau kain bekas dengan daya serap tinggi lalu dicelupkan ke air.

Kedua, metode drip system yaitu dengan mengalirkan air baru secara berkala agar sirkulasi oksigen dan metabolisme dalam tanaman berjalan dengan baik.

Pasang pompa air jika memilih metode drip system

Kalau memilih metode drip system, kamu perlu menyiapkan pompa akuarium dan ember penampung air. Lubangi salah satu penutup pada masing-masing paralon, lalu pasang selang menuju ke ember.

lalu  pompa akuarium dipasang di dalam ember untuk mengalirkan air ke tiap-tiap paralon menggunakan selang. Kamu gak perlu menyalakan pompa setiap saat, cukup 1-2 kali sehari tiap pagi atau sore.

Susun Gelas Pelastik Pada Lubang Paralon 

Setelah paralon dan metode pengairan siap, tata gelas plastik pada masing-masing lubang. Sisakan satu lubang untuk memasukkan pupuk cair nantinya.

Jangan lupa melubangi bagian pantat gelas plastik dengan bantuan alat solder. Buat beberapa lubang kecil untuk jalur keluar-masuk air.

Letakan Bibit Tanaman di Atas Spons

Setelah gelas tertata rapi, letakkan spons di bagian dasar. Biar rapi, potong spons dengan bentuk dan ukuran mengikuti gelas. Media tanam sudah siap! Kamu bisa langsung meletakkan bibit-bibit tanaman di atas spons.

Tidak Semua Jenis Tanaman Bisa Ditanam Secara Hidroponik !

Bikin kebun hidroponik ternyata mudah dan seru, kan? Tapi tunggu dulu, gak semua jenis tanaman bisa ditanam secara hidroponik.

Hanya beberapa tanaman tertentu yang bisa tumbuh dengan metode tanam ini, sebagian besarnya adalah sayuran hijau. Contoh tanaman hidroponik adalah sawi hijau, selada air, pokcoy dan stroberi.

Berikan Pupuk Cair Secara Rutin Pada Tanaman Yang Kalian Tanam

Tanaman hidroponik butuh nutrisi tambahan berupa pupuk cair. Kamu bisa membelinya di toko khusus perlengkapan perkebunan dan pertanian, atau membuatnya sendiri dari bahan alami.

Pupuk cair ini dimasukkan lewat salah satu lubang pralon yang gak diisi gelas plastik dan tanaman. Tiap merek pupuk cair punya aturan pakai masing-masing, pastikan kamu membaca dengan cermat sebelum menggunakannya.

Nah begitu sahabat cheffkun apakah penjelasn diatas cukup jelas? kalo tidak bisa komentar di bawah ini, selamat mencoba.







Share this:

Post a Comment

 
Copyright © 2020 Stay Healthy. Designed by OddThemes